SENI
Menurutku seni adalah sesuatu yang abstrak tetapi mempunyai nilai/estetika yang tinggi. Seni itu sesuatu yang tidak perlu dipaksakan tapi harus dilestarikan. Karena jika tidak ada yang melestarikan seni itu bisa punah dan tidak bernilai tinggi. Mungkin saya adalah salah satu orang yang menaruh simpati pada dunia seni.
SENI itu indah, tidak terikat, kreasi, inovasi, improvisasi, relatif, tidak benar juga tidak salah, tidak sulit juga tidak mudah, tidak terbatas waktu dan ruang, berjalan menurut aliran. Seni berasal dari buah pikir seseorang yang direalisasikan ke dalam bentuk yang semu dan nyata. Mengapa semu? karena seni itu terkadang hanya direalisasikan dalam imajinasi yang hanya bisa dibayangkan sebatas akal pikiran manusia saja. Contohnya seperti lukisan, sketsa, bait-bait puisi, cerita, dll. Mengapa nyata? terkadang seni juga direalisasikan dalam bentuk nyata yang tidak perlu dibayangkan dalam imajinasi. Contohnya seperti patung, bangunan, kerajinan tangan (tas, sepatu, busana, aksesoris, perabot rumah tangga)
SENI terkadang mempunyai makna yang sangat mendalam, tetapi tidak tersampaikan secara langsung. Itulah yang disebut seni TERSIRAT. Artinya kita harus menafsirkan makna yang tersembunyi dalam karya seni itu. cara menafsirkannnya bisa dilihat dari latar belakang pembuat, latar waktu pembuatan, sejarah yang terkait, atau trend yang lagi booming dan hal-hal eksternal yang melatarbelakangi pembuatan suatu karya seni itu. Ada juga seni yang tidak perlu ditafsirkan untuk mengetahui dan memahami maknanya. Itulah yang disebut seni TERSURAT, apabila kita melihat karya seni itu kita langsung bisa memahami makna dan nilai yang terkandung tanpa harus mencari tahu latar belakang pembuatannya.
Menurut saya seni itu sesuatu yang sangat menyenangkan dan mengasyikan. Karena saya sangat nyaman dengan adanya seni. Seni bisa mewarnai hidup ketika kita dalam keadaan senang dan menjadi sahabat dalam keadaan sedih. Karena dengan seni semuanya bisa menjadi indah dan mempunyai nilai estetika. Sesuatu yang biasa saja jika diberi sentuhan kesenian pasti biasa menjadi hal yang luar biasa. Itulah seni, bersifat relatif. Berkarya seni itu asyik, karena tidak ada seni yang salah juga tidak ada seni yang benar. Seni dikatakan indah/bagus apabila karya itu bisa menarik perhatian orang yang tidak mengetahui tentang seni. Karena mereka bisa menilai walaupun tidak dengan pengetahuan yang mendalam tentang seni. Tetapi ada juga seni yang terlihat keindahannya jika dilihat oleh orang yang mengerti dan mempunyai ilmu dalam bidang seni itu sendiri. Walaupun bersifat bebas, seni juag mempunyai peraturan yang relatif. Artinya, tidak hanya terpaku pada satu aturan. Tergantung jenis dan gaya seni itu sendiri.
DEKORASI adalah suatu bidang pekerjaan yang tak luput dari ilmu kesenian. Dekorasi tidak akan memuaskan jika tidak didukung dengan ilmu kesenian. Bahkan watak dan mood seseorang bisa dilihat ketika dia memperlakukan ilmu kesenian. Apakah dia sabar, teliti, bersih, kotor, rapih, cermat, cekatan dan lain sebagainya. Berdasarkan pengalaman, pernyataan tersebut bisa terbukti.
Dahulu, saat saya masih dibangku SMA, saya pernah beberapa kali ditugaskan menjadi bagian dekorasi dari suatu kepanitiaan atau organisasi. Kami bekerjasama selama + 3 tahun, dengan anggota inti sebanyak 8 orang, mereka adalah :
Menurutku seni adalah sesuatu yang abstrak tetapi mempunyai nilai/estetika yang tinggi. Seni itu sesuatu yang tidak perlu dipaksakan tapi harus dilestarikan. Karena jika tidak ada yang melestarikan seni itu bisa punah dan tidak bernilai tinggi. Mungkin saya adalah salah satu orang yang menaruh simpati pada dunia seni.
SENI itu indah, tidak terikat, kreasi, inovasi, improvisasi, relatif, tidak benar juga tidak salah, tidak sulit juga tidak mudah, tidak terbatas waktu dan ruang, berjalan menurut aliran. Seni berasal dari buah pikir seseorang yang direalisasikan ke dalam bentuk yang semu dan nyata. Mengapa semu? karena seni itu terkadang hanya direalisasikan dalam imajinasi yang hanya bisa dibayangkan sebatas akal pikiran manusia saja. Contohnya seperti lukisan, sketsa, bait-bait puisi, cerita, dll. Mengapa nyata? terkadang seni juga direalisasikan dalam bentuk nyata yang tidak perlu dibayangkan dalam imajinasi. Contohnya seperti patung, bangunan, kerajinan tangan (tas, sepatu, busana, aksesoris, perabot rumah tangga)
SENI terkadang mempunyai makna yang sangat mendalam, tetapi tidak tersampaikan secara langsung. Itulah yang disebut seni TERSIRAT. Artinya kita harus menafsirkan makna yang tersembunyi dalam karya seni itu. cara menafsirkannnya bisa dilihat dari latar belakang pembuat, latar waktu pembuatan, sejarah yang terkait, atau trend yang lagi booming dan hal-hal eksternal yang melatarbelakangi pembuatan suatu karya seni itu. Ada juga seni yang tidak perlu ditafsirkan untuk mengetahui dan memahami maknanya. Itulah yang disebut seni TERSURAT, apabila kita melihat karya seni itu kita langsung bisa memahami makna dan nilai yang terkandung tanpa harus mencari tahu latar belakang pembuatannya.
Menurut saya seni itu sesuatu yang sangat menyenangkan dan mengasyikan. Karena saya sangat nyaman dengan adanya seni. Seni bisa mewarnai hidup ketika kita dalam keadaan senang dan menjadi sahabat dalam keadaan sedih. Karena dengan seni semuanya bisa menjadi indah dan mempunyai nilai estetika. Sesuatu yang biasa saja jika diberi sentuhan kesenian pasti biasa menjadi hal yang luar biasa. Itulah seni, bersifat relatif. Berkarya seni itu asyik, karena tidak ada seni yang salah juga tidak ada seni yang benar. Seni dikatakan indah/bagus apabila karya itu bisa menarik perhatian orang yang tidak mengetahui tentang seni. Karena mereka bisa menilai walaupun tidak dengan pengetahuan yang mendalam tentang seni. Tetapi ada juga seni yang terlihat keindahannya jika dilihat oleh orang yang mengerti dan mempunyai ilmu dalam bidang seni itu sendiri. Walaupun bersifat bebas, seni juag mempunyai peraturan yang relatif. Artinya, tidak hanya terpaku pada satu aturan. Tergantung jenis dan gaya seni itu sendiri.
DEKORASI adalah suatu bidang pekerjaan yang tak luput dari ilmu kesenian. Dekorasi tidak akan memuaskan jika tidak didukung dengan ilmu kesenian. Bahkan watak dan mood seseorang bisa dilihat ketika dia memperlakukan ilmu kesenian. Apakah dia sabar, teliti, bersih, kotor, rapih, cermat, cekatan dan lain sebagainya. Berdasarkan pengalaman, pernyataan tersebut bisa terbukti.
Dahulu, saat saya masih dibangku SMA, saya pernah beberapa kali ditugaskan menjadi bagian dekorasi dari suatu kepanitiaan atau organisasi. Kami bekerjasama selama + 3 tahun, dengan anggota inti sebanyak 8 orang, mereka adalah :
- Febriani Vira Setyowati
- Khairunnisa Rafrin
- Novia Puspita Maharani
- Nihayatunnisa
- Putri Rizki
- Qaulan Yanda Liyundzira
- Syiva Nazilah
- Shinta Fitri Handayani *
Saya merasa enjoy bekerjasama bersama mereka karena selain kita sudah saling tahu sifat satu sama lain juga kita sudah terbiasa dengan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab kita dalam suksesnya sebuah acara. Perjalanan dan perjuangan yang telah kami lewati bersama sudah menjadi kenangan yang penuh seni dan warna. Senang, sedih, susah, khawatir, semuanya kami rasakan. Mulai dari membuat background selama 1 bulan sampai membuat background dengan waktu 2 hari. Mengambil alat-alat penunjang demi berdirinya sebuah background acara di tengah terik matahari sampai dalam gelapnya hujan malam, dari mulai tempat yang mudah sampai tempat yang sulit dijangkau. Itulah bentuk totalitas kami dalam membuat karya seni. Karena seni telah menjadi anggota kami yang ke-9, kita tidak akan membiarkan suatu karya itu tidak mempunyai nilai dan daya tarik seperti tidak akan membiarkan teman dalam kesedihan (agak lebai sedikit)
Saya berusaha untuk melestarikan kesenian walaupun tidak mempelajarinya secara formal. Karena seni itu tidak terbatas. SELAMAT BERKARYA TEMAN.
Saya berusaha untuk melestarikan kesenian walaupun tidak mempelajarinya secara formal. Karena seni itu tidak terbatas. SELAMAT BERKARYA TEMAN.
*saya mengurutkan bedasarkan absen




Comments
Post a Comment