Skip to main content

sepintas

Bogor,
Triing…
Bunyi itu menandakan ada mention masuk. Ira langsung membuka ponselnya dan melihat mention siapa yang masuk ke akunnya. Ternyata bukanlah orang yang ia kenal sebelumnya, tapi Ira tahu kalau orang itu adalah teman satu kampusnya. Terjadilah beberapa mention yang berisi candaan atau ledekan diantara dua orang. Sampai akhirnya salah satunya meminta Ira untuk membantu dalam promosi bisnis orang itu. Dengan tangan terbuka Ira bersedia tanpa berfikir berkali-kali. Setelah dijelaskan spesifikasi produk tersebut, Ira meminta contact person yang bisa dihubungi. Lantas orang itu mengirimkan via direct message.


Tak lama Ira membuat iklan kecil tentang produk yang ditawarkan oleh kenalan barunya dan dia mengirim via broadcast message dan jejaring sosial. Secara tak sengaja Ira telah menyimpan nomor ponsel teman barunya dan otomatis terdaftar di kontak chat untuk smartphone. Suatu saat aplikasi chat itu mengalami keanehan. Ira biasa mengirim teks “test” ke semua kontak untuk memeriksa apa yang terjadi dengan aplikasi tersebut. Tiba-tiba ada balasan dari teman barunya, Kiki. Maka terjadilah sebuah percakapan yang panjang dan sebelumnya belum pernah terjadi kecuali via jejaring sosial tersebut.

Lama kelamaan mereka bertukar cerita sampai Ira mengetahui ternyata Kiki lebih tua satu tahun diatas. Awalnya bercanda, Ira memanggil Kiki denga sebutan ‘kaka’ tapi, Kiki menanggapi sebutannya dengan membalas memanggil Ira dengan sebutan ‘ade’. Obrolan itu berlanjut sehari-harinya, mereka seperti telah berkenalan lama. Tidak ada kecaggungan diantaranya. Ternyata sekolah mereka berdekatan bahkan sering menjalin kerja sama.

Sampai suatu hari saat liburan mereka berakhir, Ira yang dulunya diminta bantuan untuk mempromosikan produk Kiki juga ikut memesan. Itulah pertemuan pertama mereka yang mungkin hanya sekedar transaksi bisnis belaka. Kiki juga berterimakasih pada Ira karena salah satu teman Ira ikut memesan produknya. Berawal dari saling tidak kenal smapai sekarang mereka masih kontak sebagai teman, buakn sekedar bisnis. Tapi sebutan ‘kaka ade’ diantara mereka sudah hilang. Sementara salah satu dari mereka merasa nyama dengan sebutn ‘kaka ade’. Ira pun kadang suka merasa aneh kalau Kiki dekat dengan teman-temannya. Tapi Ira selalu menepis pikiran itu, karena mereka hanyalah kenal karena uusan bisnis.


Bogor, 23 Februari 2012

Comments

Popular posts from this blog

all about our memory (34graduate)

@room 13:57 Ternyata apa yang kita inginkan selama 6 thn tidaklah enak,, Waktu kelas   1 paling ga betah kalo ga dijenguk sama orang tua,,ga punya ekskul temen masih dikit n blom kenal seluruhnya Waktu kelas 2   mulai kenal temen2 tp kk kelas   dah mulai kenal n mulai ada senioritas,,di suruh lah,,di kerjain lah macem dehh,, n kita berfikir “ kapan kta kelas tiga n jadi thiloe???’ yang bebas ngapain aja,,, Waktu Kelas  3   seeeennnneng jadi thiloe,,, bebas,, tapi masa2   ini paling di uji,cz kita mulai kenal bandel, sering ngelanggar males,,mw’a cepet2 bimbel n bebas dr kegiatan,,stelah ujian bingung lagi mw nerusin or lanjut d dn,,,,,, Waktu Kelas 4   masa2’a gg betah lagi,,,cz gda kegiatan stelah ujian klas3,,,msih mw pindah,,,bimbang,,tp dah menginjak remaja,,udah mulai kenal makhluk seberang,,mulai organisasi pertama,,semangat masih semangat thiloe,,,,masih lebay klo ada acara,,,,masih kebawa males... W...

HUTANG

ya gue punya hutang ama salah satu temen gue.... sebenernya bisa siih dibayar langsung tapii,,, gue ga sempet gitu deh jadi terus tertunda... sepele siih dia hanya minta beberapa komentar untuk dirinya sejak setelah UN (Ujian Nasional) singkat aja siih,, gue selalu menunda-nunda sampai akhirnya kita wisuda, lulus dan berpencar ke habitat baru.... jadi gue mau bayar utang gue disini aja,, karena dia minta gue buat membayarnya via blog. menurut gue dia itu: 1. cerewet 2. suka maksa (ini niih contohnya,,,gue dipaksa-paksa buat bayar utang yang sepele) 3. keras kepala.... susaa bener dibilangin 4. pawang nyamuk....lumayan laah buat tameng 5. terhipnotis ama seseorang 6. baik bangeettt karena udah menjaga secret gue gituuh deeh nb: buat temen gue yang terus menagih utang plisss ini gue udah bayar LUNAS yeeee *minta cap*

kisah ini selesai

Bogor, 10-11-12 Kaget!!!!! Sungguh aku terkejut. Satu tahun lalu aku senang, karena aku menemukanmu kembali. Aku menemukanmu setelah enam tahun kita berpisah. Enam tahun lalu kita masih bertegur sapa bahkan kita dekat. Tapi setelah tidak tahu kapan tepatnya kita berpisah sekolah kita tidak sama sekali berkomunikasi. Sempat aku mencarimu di dunia maya, tetap nihil. Tapi..... Setelah enam tahun kita sama-sama menghilang, aku menemukanmu. Berawal dari reunian, tapi kamu tidak hadir. Aku menemukanmu lewat sebuah grup di jejaring sosial. Itu juga karena teman ku mengundang kamu di grup itu. Segaris senyum mengembang, Karena aku bisa menghubungimu lewat dunia maya. Setidaknya pintu komunikasi telah terbuka untuk kita. Benar saja, kita berkomunikasi walau hanya via dunia maya dan disebuah grup. Dalam artian kita bukan berkomunikasi secara pribadi. Aku senang!!!! Dari akun fb kamu, aku bisa menemukan akun twittermu. Dan well, kamu lebih aktif di twitter. Berkembangla...